Rabu, 10 Maret 2021

 

PUBLIC SPEAKING FOR TEACHER

Pertemuan ke-6 : Kamis , 21 Januari 2021

Waktu                : pukul 19 00 - 21.00 WIB

Pemateri            : Paman Apik, youtuber

Topik                 : Public Speaking for Teacher

Peresume           : Sri Budi Handayani

                             (sribudismansa65@gmail.com)

 

BELAJAR BICARA PGRI BATCH 2

 

         Teknik- teknik rahasia mengajar yang seru  ada lima, yaitu

(1)Entertaining first Educate Later, gunakan formula…oh ternyata..”

     Bagaimana membuat materi kita itu menggoda , mengajar itu harus menarik anak-anak dulu, … oh ternyata….,setelah itu materi.

 (2) Pakailah visualisasi dan animasi, gunakan gambar dan gerakan

      Gunakan video ,aplikasi mobizen, inshot (edit), canva, Polaris/ppt di HP (music).upayakan materi disiapkan  direkam dan diupload tanpa edit. Buat video ada 3 jenis video , yaitu Tiga H yaitu, (1) video help, video yang membantu. Misal membuat video suatu masalah, (2) video Hub, saling terhubung, missal seti 1, 2, 3 dan 4 dan (3) video Hero (waktu yang panjang 3 tahun).

 (3)  Durasi singkat,

        Waktu 3 menit yang terbaik, 7 menit terpanjang.

(4) Gunakan contoh, dan

(5) Lakukan interaksi.

 

PUBLIC SPEAKING FOR TEACHER

Pertemuan ke-5: Selasa , 19 Januari 2021

Waktu                : pukul 19 00 - 21.00 WIB

Pemateri            : Salamah (penulis 35 buku)

Topik                 : Public Speaking for Teacher

Peresume           : Sri Budi Handayani

                             (sribudismansa65@gmail.com)

GURU MILENIAL, GURU PRODUKTIF INDONESIA

           Guru adaah motivator minimal motivator bagi diri sendiri. Guru milenial adalah komunikasi dan kolaborasi.,maka kita akan memiliki link lebih luas dan mendapat informasi sebanyak-banyaknya. Menulis itu siapa pun bisa yang penting adalah (1) semangat, (2) kontinuitas, dan (3) bertemu dengan lingkungan yang satu ekspetasi

Kiat menulis cepat  terlebih dulu buat grand design, apa  profit ( money oriented) dan nonprofit ( penulis pemula)

1.Tema, misal: pendidikan ( buku teks, buku pendamping, buku penunjang dll.)

2.Buat Lay out / kerangka

Judul

Kata pengantar

Sinopsis

Contoh menulis cerita Me..

Bab I  Masa kecilku

Bab II Masa remajaku suram

Bab III Pernikahanku yang gagal

Bab IV Sad ending

3.Menulis membutuhkan konsep

4.Buatlah jurnal , harus ada target

            Orang susah menulis karena (1) perbendaharaan kata miskin, (2) imajinasi rendah, dan ( 3) plotting tidak ada karena tidak sering membaca.

Cara cepat menulis ada dua ,

(1) bagi yang tidak suka membaca

   - tulis hal-hal yang ringan, yang ada di sekitar kita,buat judul who am I, sudut pandang 

     cerita fiksi, menulis narasi, deskripsi.

     Misal: Mala mini terasa indah, bertemu dengan ratusan guru. ….(contoh tulisan fiksi)

     Penulis yang baik, hebat adalah menulis cerpen dan novel

(2) bagi yang suka membaca

Trik Menulis Artikel  antara lain , (1) tulislah yang lagi trend ( 2) tulisan tendensius/ menggugah , dan ( 3 ) kata /kalimat jurnalistik/selingkung tata kata,kalimat.

Agar presentasi menarik, caranya (1) menguasai materi, (2) menguasai pembelajaran andragogi, dan (3 ) jam terbang

 

 

PUBLIC SPEAKING FOR TEACHER

Pertemuan ke-4 : Selasa , 14 Januari 2021

Waktu                : pukul 19 00 - 21.00 WIB

Pemateri            : Asep Herna

Topik                 : Public Speaking for Teacher

Peresume           : Sri Budi Handayani

                             (sribudismansa65@gmail.com)

HYPNOTIC LANGUAGE PATTERN UNTUK PUBLIC SPEAKING

      Bagaimana mengeksplore bahasa verbal/nonverbal untuk menggerakkan audiens. Targetnya antara  lain (1) memahami mekanisme mental manusia, (2) memahami teknik menggerakkan audiens dengan pola bahasa verbal, (3) memahami cara menggerakkan audiens dengan bahasa nonverbal.

      Komunikasi efektif hanya 20 % aspek rasionalitas dan 80 % dari emosi bukan rasionalitas. Public speaking merupakan pola komunikasi menyasar emosi.Mekanisme pikiran manusia meliputi conscious mind , logis, system dan subconscious mind itu sesuatu yang berhubungan dengan cinta kasih.

      Tipe sugestivitas audiens ada tiga yaitu (1) orang yang mudah disugesti  populasinya 10 %, (2) orang moderat, tidak sulit, tidak mudah disugesti,  populasinya 85 % , dan (3) orang yang sulit disugesti, populasinya 5% saja.

      Pola bahasa verbal dan nonverbal meliputi (1) rhyming, (2) repetisi, (3) pola kalimat dan anak kalimat, (4) asosiasi, (5) Quote,(6) ekslporasi, (7) presentence, (8) kata negasi versus positif, (9) sebab akibat, dan sebagainya,

 

 

 

PUBLIC SPEAKING FOR TEACHER

Pertemuan ke-3 : Selasa , 12 Januari 2021

Waktu                : pukul 19 00 - 21.00 WIB

Pemateri            : Kak Kusumo

Topik                 : Public Speaking for Teacher

Peresume           : Sri Budi Handayani

                             (sribudismansa65@gmail.com)

 

ICE BREAKING KAK KUSUMO, POSISI

     

        Ice breaking posisi, kali ini ice breaking gerak menggunakan dua bahasa .

A.Lagu Mana di mana anak kambing saya

where is di mana

in front of di depan

behind di belakang

beside is di samping

out above di atas

under behind di bawah

here over there di sini dan di sana

B. ICE BREAKING  TEPUK KONSENTRASI

Tepuk konsentrasi

Tepuk 1 ….ngek

Tepuk 2 ,,,,ngek ngek

Tepuk 3 …ngek ngek ngek

C. ICE BREAKING TAK KENAL MAKA TA’ARUF

Rapatkan kedua tangan, memastikan cara berkenalan dengan merapatkan kedua tangan.

Tok..tok..to ibu jari

Ada siapa ada siapa jari kelingking

Nama nama jari manis

Di mana di mana jari teunjuk

Itu dia itu dia jari tengah

D. Halo

Halo fokus

Senin, 11 Januari 2021

 

PUBLIC SPEAKING FOR TEACHER

Pertemuan ke-2 : Kamis, 7 Januari 2021

Waktu                        : pukul 19 00 - 21.00 WIB

Pemateri            : Munif Chatib

Topik                 : Public Speaking for Teacher

Peresume           : Sri Budi Handayani

                             (sribudismansa65@gmail.com)

 

DAHSYATNYA APERSEPSI 

             Karena sangat pentingnya apersepsi, Munif Chatib sebagai narasumber webinar public speaking for teacher malam itu (7/1) di link zoom mengatakan bahwa materi akan menarik, tergantung pada menit-menit pertama yang membuat penasaran siswa. Jangan biasakan presentasi langsung ke materi. Setelah salam guru harus mengenali dulu kondisi siswa atau melakukan apersepsi.

             Keberhasilan guru sebagai public speaker bila (1) guru telah mencapai level inspired teacher. Guru berperan bukan hanya sebagi seorang guru/cendekiawan, guru juga sebagai orang tua dan sahabat.(2) Guru dapat memuaskan otak ( reptile= suasana) ,(3) membangun relasi kepada siswa, (4) apersepsi, dan multi strategi mengajar.

               Beberapa landasan apersepsi adalah (1) manusia adalah makhluk pembelajar, (2) sifat dasar manusia adalah memerintah dirinya sendiri, dan (3) manusia melakukan respon terhadap instruksi.

               Macam apersepsi adalah (1) Alphazone,    prinsipnya  menyenangkan., harus ada pada setiap tatap muka.,misal ice breaking, brand gym, tebak gambar dan video lucu  (2) Warmer, berkaitan dengan pengulangan materi/pertemuan kedua dst. (3) Scene Setting, yaitu menyampaikan alasan penggunaan strategi mengajar. Mengapa harus diskusi? Mengapa harus presentasi? Sumber ide scene setting  yaitu (1) keselamatan hidup/survive, (2) manfaat/benefit, (3) informasi, (4) cerita imajinatif.

                Pola apersepsi antara lain (1) bercerita, Guru bercerita tentang sesuatu (2) simulasi demo, melibatkan siswa dan (3) film, jenis film beragam. Aktivitas, guru memutar film, siswa berkomentar setelah menonton film dsb.

Kamis, 07 Januari 2021

 

PUBLIC SPEAKING FOR TEACHER

Pertemuan    1        : Selasa, 5 Januari 2021

Waktu                     : pukul 19 00 - 21.00 WIB

Pemateri                 : Namin AB IBNU SOLIHIN

                                 Founder Motivator Pendidikan.com

                                 Ayah empat@anaktanpagadget

Topik                      : Public Speaking for Teacher

Peresume                : Sri Budi Handayani

                                  (sribudismansa65@gmail.com)

 

MENGGALI KEMAMPUAN BERBICARA

          Berbicara banyak dilakukan orang untuk menyampaikan sesuatu. Lidah tidak bertulang. Maksud hati berbicara untuk kebaikan namun justru menuai mala petaka. “ Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu hadir ( mencatat) “  (QS. Qaf :18 ) . Oleh karena itu kita harus berhati-hati menjaga lidah/lisan  lebih-lebih saat kita berbicara di depan umum.

          Bagaimana kiat sukses berbicara sistematis yang mampu menginspirasi, menggerakkan, dan meneladani?  Public Speaking ini dibutuhkan siapa saja   dan untuk semua profesi . Kemampuan Public Speaking ini wajib kita miliki agar menjadi pribadi di atas rata- rata apalagi kalau kita mau naik kelas.Khusus guru, public speaking ini sangat penting agar semua siswa dapat lebih mudah  menyerap materi pembelajaran yang kita sampaikan. Kita menjadi guru di atas rata-rata.

           Keterampilan  berkomunikasi antara lain (1) keterampilan komunikasi tulisan, (2) keterampilan komunikasi lisan dan (3) keterampilan komunikasi nonverbal (body language). Terdapat 10 keterampilan berkomunikasi antara lain (1) percaya diri, (2) ramah , (3) kejelasan dan keringkasan,(4) bahasa tubuh,(5) mendengar,(6) empati,(7) berpikir terbuka,(8)saling menghargai,(9)memberikan feedback , dan (10) memilih medium yang tepat.Hal yang memengaruhi efektivitas komunikasi yaitu (1) body language 50 %, word 10 %, dan tone of voice 40 %.

          Pembicara yang andal tidak harus menjadi profesor.Ilmu yang sederhana yang mudah dipahami dan bisa menggerakkan hati peserta jauhlebih baik daripada ilmu tinggi yang disampaikan dengan  cara “jelimet” yang tidak dimengerti oleh peserta.

           Mengapa memiliki kemampuan berbicara itu penting? (1) Kita harus bisa menyampaikan ide/gagasan, (2) memotivasi tim kerja, (3) mengader orang lain, (4) menjelaskan kebijakan organisasi, (5) menjelaskan SOP,dan (6) membangun budaya kerja. Lebih dalam lagi bahwa tujuan berbicara adalah mengajak, menyarankan, meminta, memberi, meyakinkan, dan menjual. Public speaking mampu mengubah cara pandang.

             Manfaat berbicara adalah self improvement , mengubah orang lain, networking, passive pahala, dan menciptakan mesin uang. Rahasia public speaking adalah (1) sikap tenang, (2) suara, (3) kehidupan, (4) kontak mata,(5) gerak tubuh, dan (6) kecepatan. Pengalaman dan pengamalan adalah kunci kesuksesan dalam berbicara.

          Bila masih grogi seperti jantung berdetak lebih kencang,napas pendek, keringat dingin, sakit perut, gemetar, bicara terbata-bata, dan kehilangan kata. Cobalah cara-cara berikut untuk mengurangi grogi (1) latihan, (2) datang lebih awal,(3) pahami materi, (4) buat catatan ringkas, (5) cek penampilan, (6) kenali panggung,ruang, dan audience, dan (7) berdoa. Selamat berlatih.

 

Rabu, 21 Oktober 2020

 

MENULISLAH YANG KAUMAU

          Menulis merupakan keterampilan yang memerlukan perhatian khusus. Jika ingin menekuni dunia menulis memang tidak serta merta menghasilkan tulisan itu jadi. Namun memerlukan proses yang sangat panjang. Ingin menulis ya harus menulis tidak bisa hanya di angan-angan bisa jadi tulisan.

          Bila menilik proses, sebut saja penulis-penulis andal .Proses menulisnya memerlukan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Menulis pasti diawali dari ide. Ide itulah yang akan membuat penulis akan melakukan berbagai cara untuk bisa menghasilkan tulisan yang bagus. Dengan membaca , kita bisa berselancar kemana-mana.Hal ini akan memudahkan penulis menggali ide.

           Menulislah yang kaumau bisa menjadi solusi agar setiap hari bisa menghasilkan tulisan. Dengan menulis sesuai passion kita maka tidak terasa kita tahu-tahu sudah menghasilkan banyak karya. Untuk kualitas bisa dibenahi sambil melakukan kegiatan menulis. Asni Harismi (2020)  menemukan cara menemukan passion sebagai berikut: (1) Pikirkan hal yang paling membuat Anda bahagia, (2) Pikirkan aktivitas yang paling Anda sukai, termasuk hal-hal yang Anda bicarakan, (3) Tuliskan sifat yang menjadi kelebihan dan kekuatan Anda, (4) Tanya kepadadiri sendiri mengenai impian atau cita-cita masakecil,(5) Pikirkan hal-hal yang memengaruhi pengambilan keputusan yang Anda lakukan, dan (6) Bayangkan pekerjaan yang kini Anda jalani dan tanyakan kepada diri sendiri “apakah saya bersemangat saat melakukan pekerjaan tersebut? Apakah pekerjaan itu membuat Anda bahagia?”